Minggu, 05 Juni 2016

artikel kesehatan

Cara Ampuh Menghilangkan Bau Mulut saat Puasa


Bau mulut saat puasa memang sangat mungkin terjadi, bahkan sulit dihindari. Sebab, mulut yang tidak beraktifitas dan cenderung kering, ditambah dengan adanya bakteri yang berkembang dalam mulut menyebabkan aroma tidak sedap keluar dari mulut pada saat berbicara atau berbincang-bincang dengan orang lain. Hal itu tentu sangat mengganggu aktifitas dan kepercayaan diri seseorang yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Meskipun di hadapan Allah SWT, bau mulut orang yang sedang puasa jauh lebih wangi dibanding wangi minyak bunga kasturi, tetapi secara kasat mata bau mulut sangat mengganggu. Di bawah ini ada sejumlah cara menghilangkan bau mulut saat puasa yang dapat Anda coba agar mulut tetap segar dan wangi selama puasa ramadhan.

Cara mencegah bau mulut saat puasa

Minumlah air putih tidak kurang dari 8-10 gelas setiap hari di antara waktu berbuka dan sahur agar bau mulut dapat cepat dinetralisir. Air putih juga akan membantu meningkatkan produksi air liur (saliva) di dalam rongga mulut, yang nantinya dapat membantu menjaga kebersihan mulut.
Selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut, caranya adalah dengan menyikat gigi rutin setelah berbuka dan setelah makan sahur, jangan lupa untuk membersihkan bagian lidah. Bersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi (dental floss) untuk menghilangkan sisa makanan yang tidak terjangkau sikat gigi. Sisa-sisa makanan yang tertinggal dapat membusuk dan menyebabkan bau mulut.
Cara mengatasi bau mulut saat puasa juga dapat menggunakan teh hijau. Seduhan teh hijau tanpa gula yang diminum saat berbuka dan sahur dapat mengobati bau mulut yang terjadi selama puasa. Teh hijau mengandung polyphenol, yang mampu membunuh bakteri di dalam mulut dan saluran pernafasan. Selain itu, teh hijau ini juga dapat mengurangi peradangan dalam rongga mulut dan saluran pernafasan akibat asap rokok.
Makanlah buah dan sayur saat berbuka dan sahur, sayuran dan buah-buahan akan menyegarkan mulut yang berpuasa seharian, terutama buah-buahan yang mengandung banyak air seperti semangka, melon, dan bengkuang.
Hindari rokok. Merokok hanya akan memperburuk bau mulut yang dialami. Selain mengganggu kebersihan mulut, aroma dari rokok itu sendiri juga sangat tidak sedap.
Jauhi makanan-makanan dengan bau menyengat, seperti jengkol, petai, bawang, dan durian selama puasa saat buka dan sahur.
Kurangi konsumsi makanan dengan kandungan gula tinggi untuk mencegah gigi keropos dan berlubang.
Jangan makan makanan yang lengket dan dapat menempel di gigi, misalnya cokelat, biskuit, es krim, kue-kue basah, dan sebagainya. Jika Anda tetap ingin memakannya, segera berkumur untuk membersihkan mulut Anda dari sisa-sisa makanan tersebut agar tidak menempel di gigi Anda lebih lama.
Pakai obat kumur yang mengandung antiseptik untuk membersihkan mulut dan mengobati bau mulut tak sedap saat puasa. Antiseptik akan membunuh kuman dan bakteri penyebab bau mulut
Berolahraga ringan, dan jangan tidur terlalu lama di siang hari dapat membantu meminimalisir bau mulut yang terjadi.
Hubungi dokter jika mengalami masalah lebih serius pada mulut, seperti gigi berlubang, karang gigi, peradangan atau sariawan yang cukup parah.
Selamat mencoba beberapa cara menghilangkan bau mulut saat puasa yang telah disebutkan di atas, semoga berhasil dan selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan bagi seluruh umat muslim yang menjalankannya.

Jumat, 03 Juni 2016

artikel kesehatan

Health Food
Khasiat Bawang Putih untuk 8 jenis penyakit


KOMPAS.com - Bawang putih memang memiliki bau yang menyengat dan membuat sebagian orang tidak menyukainya. Namun, sudah sejak lama bawang putih digunakan sebagai obat bahkan menjadi makanan yang dikonsumsi oleh budaya timur kuno. Hingga saat ini, bawang putih masih terus eksis digunakan baik sebagai obat maupun tambahan makanan. Berikut manfaat bawang putih untuk berbagai jenis penyakit.

1. Membantu mengobati jerawat

Dengan cara yang benar, bawang putih dapat membantu mengobati jerawat. Bawang putih yang dipotong atau dihancurkan akan melepaskan senyawa yang berguna sebagai pembersihan darah serta memiliki sifat antibiotik. Sehingga mereka akan membantu mengobati jerawat. Meski demikian, kita tetap harus melakukan pengobatan untuk jerawat, karena bawang putih hanya membantu mempercepat proses penyembuhan jerawat.

2. Meningkatkan kesehatan jantung

Siapa sangka bawang putih dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung kita. Bawang putih mampu mengurangi kolestrol dan menurunkan tekanan darah, sehingga ini akan mencegah penyakit jantung dan stroke. Hal ini dikarenakan bawang putih mengandung allicin yang dapat membantu mengurangi kadar kolestrol.

3. Mencegah pembekuan darah

Sifat pembersih yang terkandung pada bawang putih memungkinkan untuk membersihkan arteri dan vena, yang kemudian akan mengencerkan darah serta melancarkan aliran darah. Selain itu juga dapat meningkatkan produksi oksida nitrat di dalam darah, yang membantu melebarkan pembuluh darah dan melarutkan pembekuan darah.

4. Mencegah kanker

Bawang putih memiliki sifat melawan kanker alami yang membantu sistem kekebalan tubuh kita. Bawang putih mampu mencegah berbagai jenis kanker, seperti kanker usus, kanker pancreas, kanker prostat, kanker perut, dan kanker payudara. Mereka juga dikenal dapat menghancurkan pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh manusia.

5. Membantu dalam perlawanan infeksi

Bawang putih mengandung allicin, vitamin C, B6, kalium, kalsium, selenium, magnesium, dan flavonoid yang besar untuk melawan infeksi karena kandungan-kandungan tersebut dapat membunuh bakteri, jamur, dan virus.

6. Mengobati masalah tenggorokan

Sifat antioksidan dan antibakteri yang dimiliki bawang putih dapat membantu menyembuhkan batuk, sakit tenggorokan, dan radang tenggorokan. Jika kita mengalami gatal pada tenggorokan, kita bisa menguyah sepotong kecil bawang putih atau mencampurnya ke dalam jus wortel atau jus apel. Dengan demikian, bawang putih juga dapat mencegah flu dan demam.

7. Mengurangi tingkat gula darah

Bawang putih memang dapat membantu meningkatkan insulin di dalam darah, sehingga ini dapat membantu penderita diabetes. Namun, ini tidak berarti kita berhenti melakukan pengobatan dari dokter. Tetap lakukan pengobatan dari dokter dan mencoba bawang putih sebagai pengobatan tambahan.

8. Mengobati sakit gigi

Sifat antibakteri dan anesthetizing pada bawang putih dapat membantu mengobati sakit gigi. Untuk mengurangi rasa sakit, ita bisa meletakan bawang putih cincang pada gigi yang sedang sakit.

Meski bawang putih memiliki bau yang tidak sedap bagi sebagian orang, dengan banyaknya manfaat yang dimiliki bawang putih, kini tidak ada alasan lagi untuk kita menghindarinya, ya.

Senin, 30 Mei 2016

tips kesehatan

Waspadalah Para Ayah Bunda !! Minyak Kayu Putih Palsu Telah Beredar !! Mengerikan.. Tolong Sebarkan

Saturday, May 28, 2016  Info Kesehatan
Ayah dan Bunda.. Harap lebih berhati-hati jika hendak membeli dan memakai minyak kayu putih... Jika tidak ingin terjadi seperti ini pada anak kesayangan Anda..!!!

Minyak kayu putih diproduksi dari ekstrak daun segar maupun ranting pohon kayu putih. Hasil olahan ini dapat digunakan untuk mengobati pilek, sakit kepala, sakit gigi, tumor; melonggarkan dahak dan dapat juga diterapkan sebagai tonik.

Minyak kayu putih memiliki sejumlah zat dan sifat yang sangat bermanfaat seperti berikut :
1. Dekongestan, Membantu menghilangkan sesak di dada saat dihirup melalui hidung
2. Ekspektoran, membantu pelepasan lendir dari paru-paru.
3. Analgesik, membantu menghilangkan rasa sakit.
4. Antibakteri, membantu membunuh spesies bakteri tertentu dalam tubuh.
5. Antijamur, membantu membunuh spesies jamur.
6. Antivirus, aktif terhadap beberapa virus.
7. Antineuralgic, memberikan efek perlindungan pada sistem saraf.
8. Antiseptik, mencegah infeksi pada luka.
9. Karminatif, membantu pengusiran gas dalam usus.
10. Mengeluarkan keringat, mempromosikan keringat berlebihan.
11. Antipiretik, untuk meredakan demam.
12. Insektisida, digunakan untuk membunuh banyak spesies serangga.
13. Vulnerary (cicatrizant),membantu dalam penyembuhan luka dan goresan.
14. Tonic, meningkatkan kerja yang lebih baik dari saluran tubuh.
15. Antispasmodic, mengurangi kejang.
16. Astringent, menghilangkan kelebihan minyak dalam kulit.
17. Anti-inflamasi, mengurangi peradangan.
18. Antioksidan, melindungi sel dari kerusakan radikal bebas.

Karena minyak kayu putih memiiki banyak manfaat dan banyak yang dipakai oleh masyarakat, maka muncul oknum tak bertanggung jawab yang memalsukan produk minyak kayu putih untuk mencari keuntungan tanpa memikirkan efek samping yang dihasilkan oleh produk palsu tersebut, 

Seperti hebohnya pemberitaan di media sosial yang diposting oleh keluarga caplang seperti berikut :

"Semakin maraknya tindakan penipuan yang terjadi terhadap produk dalam kemasan yang ada, hal ini pun terjadi dengan salah satu produk Cap Lang yaitu Minyak Kayu Putih Cap Lang atau biasa yang disingkat dengan singakatan MKP. Kami menemukan produk Minyak Kayu Putih Cap Lang yang PALSU dan telah beredar di masyarakat. Oleh karena itu Keluarga Cap Lang diharapkan cermat untuk membeli produk Minyak Kayu Putih Cap Lang yang ASLI.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menentukan Minyak Kayu Putih yang ASLI.

1. Kemasan MKP ASLI lebih langsing, sedangkan yang PALSU lebih gemuk.

2. Jarak antara Label MKP ASLI lebih menyempit dan rapih sedangkan PALSU lebih renggang, selain itu warna label MKP ASLI lebih cerah.

3. Kemasan tutup yang ASLI embos /timbul keluar sedangkan yang PALSU embos kedalam.

4. Apabila dikocok MKP ASLI buih akan cepat hilang sedangkan yang PALSU buih yang timbul tidak hilang.”

Nah, begitu cara mudah membedakan mana minyak kayu putih yang asli dan palsu. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua.

Mohon share ke temanmu, supaya lebih berhati-hati saat membeli minyak kayu putih. Periksa dahulu keasliannya seperti yang telah diperlihatkan dalam gambar di atas.

sumber caplang.com

Jumat, 27 Mei 2016

sains


Gerak Bumi Melambat, Dulu Sehari Semalam Cuma 23 Jam


KOMPAS.com — Anda berpikir bahwa sehari semalam sepanjang sejarah kehidupan itu selalu sama? Kalau ya, Anda salah.

Waktu sehari semalam yang ditentukan berdasarkan waktu yang dibutuhkan untuk Bumi dalam melakukan satu rotasi pada porosnya ternyata bervariasi.

Ilmuwan mengetahui variasi itu lewat penelitian puluhan tahun dengan teknik very-long baseline interferometry (VLBI).

Intinya, ilmuwan mengukur waktu sehari semalam di berbagai lokasi sepanjang waktu, kemudian membandingkannya.

1,7 milidetik per 100 tahun

Hasil penelitian panjang dengan VLBI, dipadu dengan riset lain berbasis fosil, mengungkap bahwa rotasi Bumi semakin melambat.

Sebab pelambatan rotasi Bumi adalah gaya tidal Bulan. Bulan sendiri semakin bergerak menjauh dari Bumi.

Studi oleh fisikawan University of Durham, FR Stephenson dan rekannya, LV Morrison, mengungkap bahwa dalam waktu 100 tahun, kecepatan rotasi Bumi melambat 1,7 milidetik.

Durasi waktu tersebut memang sangat singkat. Mengedipkan mata saja butuh waktu lebih dari itu. Namun bila diakumulasi dalam jangka panjang, perbedaannya bisa besar.

Perbedaan yang besar itu akan membuat prakiraan dan pengukuran tidak akurat. Contohnya ketika kita ingin memperkirakan puncak fenomena gerhana pada masa Babilonia pada 136 SM.

Dengan variasi rotasi, eror yang dihasilkan dari perhitungan bisa mencapai 48,8 derajat karena perbedaan waktu total mencapai 11.700 detik.

Sehari semalam cuma 23 jam

Bukti bahwa variasi sehari semalam bisa besar diungkapkan oleh Daniel MacMillan dari Goddard Space Flight Center Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA).

"Pada masa dinosaurus, Bumi menyelesaikan satu rotasi selama 23 jam," katanya seperti diterangkan di situs NASA pada 2012 lalu.

"Tahun 1820, rotasi tepat 24 jam, 86.400 detik. Sejak 1820, hari matahari rata-rata meningkat sekitar 2,5 milidetik," imbuhnya.

RA Nelson dan rekan dalam makalah "Leap Second, Its History and Possible Future" dalam jurnal Metrologia volume 38 tahun 2001 mengungkap fakta mengejutkan.

Menurut mereka, karena gaya tidal dan sebab-sebab lain, dalam 2.000 tahun, Bumi telah kehilangan waktu 3 jam.

Detik kabisat

Untuk menjaga waktu tetap standar sekaligus sesuai dengan apa yang terjadi dengan Bumi, Bulan, dan Matahari, ilmuwan kemudian menggagas detik kabisat pada tahun 1972.

Konsepnya, penambahan atau bahkan bisa pengurangan satu detik pada waktu-waktu tertentu sehingga waktu tetap sinkron dengan rotasi Bumi.

Detik kabisat sendiri muncul berkat kemajuan pengukuran waktu, terutama detik, secara lebih presisi dengan atom sesium.

Tahun 2015 adalah salah satu tahun yang akan memiliki detik kabisat. Satu detik akan ditambahkan pada tanggal 30 Juni 2015 nanti.

Ada sejumlah kalangan yang menghendaki penghapusan detik kabisat karena justru merepotkan secara teknologi. Misalnya, membuat sistem komputer eror.

Walau demikian, kalangan lain, misalnya Moedji Raharto dari Institut Teknologi Bandung (ITB), mengatakan bahwa detik kabisat tetap perlu untuk menjaga presisi waktu.

Di samping itu, jika detik kabisat dihapus, maka, dalam jangka panjang, perubahan besar dipercaya akan terjadi dalam waktu pergantian musim dan lainnya.

NASA sendiri memprediksi bahwa jika detik kabisat dihapus, maka, dalam 500 tahun, waktu di Bumi akan berbeda 25 menit dengan waktu menurut gerakan rotasi dan revolusi Bumi yang sebenarnya.

sains


Gerak Bumi Melambat, Dulu Sehari Semalam Cuma 23 Jam


KOMPAS.com — Anda berpikir bahwa sehari semalam sepanjang sejarah kehidupan itu selalu sama? Kalau ya, Anda salah.

Waktu sehari semalam yang ditentukan berdasarkan waktu yang dibutuhkan untuk Bumi dalam melakukan satu rotasi pada porosnya ternyata bervariasi.

Ilmuwan mengetahui variasi itu lewat penelitian puluhan tahun dengan teknik very-long baseline interferometry (VLBI).

Intinya, ilmuwan mengukur waktu sehari semalam di berbagai lokasi sepanjang waktu, kemudian membandingkannya.

1,7 milidetik per 100 tahun

Hasil penelitian panjang dengan VLBI, dipadu dengan riset lain berbasis fosil, mengungkap bahwa rotasi Bumi semakin melambat.

Sebab pelambatan rotasi Bumi adalah gaya tidal Bulan. Bulan sendiri semakin bergerak menjauh dari Bumi.

Studi oleh fisikawan University of Durham, FR Stephenson dan rekannya, LV Morrison, mengungkap bahwa dalam waktu 100 tahun, kecepatan rotasi Bumi melambat 1,7 milidetik.

Durasi waktu tersebut memang sangat singkat. Mengedipkan mata saja butuh waktu lebih dari itu. Namun bila diakumulasi dalam jangka panjang, perbedaannya bisa besar.

Perbedaan yang besar itu akan membuat prakiraan dan pengukuran tidak akurat. Contohnya ketika kita ingin memperkirakan puncak fenomena gerhana pada masa Babilonia pada 136 SM.

Dengan variasi rotasi, eror yang dihasilkan dari perhitungan bisa mencapai 48,8 derajat karena perbedaan waktu total mencapai 11.700 detik.

Sehari semalam cuma 23 jam

Bukti bahwa variasi sehari semalam bisa besar diungkapkan oleh Daniel MacMillan dari Goddard Space Flight Center Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA).

"Pada masa dinosaurus, Bumi menyelesaikan satu rotasi selama 23 jam," katanya seperti diterangkan di situs NASA pada 2012 lalu.

"Tahun 1820, rotasi tepat 24 jam, 86.400 detik. Sejak 1820, hari matahari rata-rata meningkat sekitar 2,5 milidetik," imbuhnya.

RA Nelson dan rekan dalam makalah "Leap Second, Its History and Possible Future" dalam jurnal Metrologia volume 38 tahun 2001 mengungkap fakta mengejutkan.

Menurut mereka, karena gaya tidal dan sebab-sebab lain, dalam 2.000 tahun, Bumi telah kehilangan waktu 3 jam.

Detik kabisat

Untuk menjaga waktu tetap standar sekaligus sesuai dengan apa yang terjadi dengan Bumi, Bulan, dan Matahari, ilmuwan kemudian menggagas detik kabisat pada tahun 1972.

Konsepnya, penambahan atau bahkan bisa pengurangan satu detik pada waktu-waktu tertentu sehingga waktu tetap sinkron dengan rotasi Bumi.

Detik kabisat sendiri muncul berkat kemajuan pengukuran waktu, terutama detik, secara lebih presisi dengan atom sesium.

Tahun 2015 adalah salah satu tahun yang akan memiliki detik kabisat. Satu detik akan ditambahkan pada tanggal 30 Juni 2015 nanti.

Ada sejumlah kalangan yang menghendaki penghapusan detik kabisat karena justru merepotkan secara teknologi. Misalnya, membuat sistem komputer eror.

Walau demikian, kalangan lain, misalnya Moedji Raharto dari Institut Teknologi Bandung (ITB), mengatakan bahwa detik kabisat tetap perlu untuk menjaga presisi waktu.

Di samping itu, jika detik kabisat dihapus, maka, dalam jangka panjang, perubahan besar dipercaya akan terjadi dalam waktu pergantian musim dan lainnya.

NASA sendiri memprediksi bahwa jika detik kabisat dihapus, maka, dalam 500 tahun, waktu di Bumi akan berbeda 25 menit dengan waktu menurut gerakan rotasi dan revolusi Bumi yang sebenarnya.

artikel kesehatan

Kesehatan Pencernaan Adalah Akar dari Kesehatan Tubuh Kita

Kesehatan Pencernaan Adalah Akar dari Kesehatan Tubuh Kita
Kesehatan pencernaan tidak bisa dipandang sebelah mata. Beragam keluhan kesehatan muncul karena sistem pencernaan yang tidak dijaga dengan baik. Keluhan paling umum yang sering dilontarkan orang terkait pencernaan adalah konstipasi, diare dan gas. Karena itu, agar pencernaan tetap sehat dan terhindar dari berbagai keluhan kesehatan, lindungi pencernaan Anda.

Sebagai negara yang sudah semakin sadar akan pentingnya kesehatan pencernaan, Indonesia siap ikut serta dalam penetapan tanggal 29 Mei sebagai World Digestive Health Day dan National Yogurt Day,  national yogurt pertama di Indoensia. Yuk, perkaya dan sehatkan pencernaan dengan rutin konsumsi yogurt.

Kesehatan pencernaan dengan yogurt memang tidak bisa dipisahkan. Sebelumnya, Anda perlu tahu terlebih dahulu cara kerja sistem pencernaan. Tanda sistem pencernaan Anda bekerja dengan baik adalah  Anda akan mengalami keteraturan BAB dan prosesnya. Keteraturan didefinisikan sebagai memiliki gerakan usus (yang tidak terlalu lembut atau terlalu keras), BAB tiga kali sehari hingga tiga kali seminggu. Setiap orang memiliki frekuensi BAB yang berbeda-beda. Ketidakteraturan (seperti sembelit atau diare) dapat disebabkan oleh pola makan yang buruk, termasuk tidak minum cukup air dan tidak makan cukup serat, atau sejumlah isu lainnya .

Ketika sistem pencernaan Anda berfungsi dengan baik, Anda tidak akan mengalami diare yang berlebihan atau sembelit, dan tidak ada juga gas yang berlebihan. Kehadiran gas dalam pencernaan adalah sesuatu yang normal, selama tidak berlebihan.  Kebanyakan orang memproduksi sekitar 0,5-2 liter gas perhari dan menyebarkannya 14 kali dalam sehari. Jika lebih dari itu, artinya ada sesuatu di pencernaan yang perlu lebih diperhatikan.

Penyebab lain dari masalah pencernaan adalah  ketidakseimbangan bakteri baik dan buruk dalam usus besar. Mikroflora dalam sistem pencernaan terdiri dari keseimbangan antara bakteri yang berpotensi membantu (baik) dan berpotensi membahayakan  (buruk).

Kamis, 26 Mei 2016

Al-Qur'an Sangat Melarang Keras Merebut Suami atau Istri Orang, Ini Akibatnya!!


Berita, Berita Islami, Islami, Keluarga, Kesehatan, Muslimah, Pengetahuan, Tips
Al-Qur'an Sangat Melarang Keras Merebut Suami atau Istri Orang, Ini Akibatnya!!

Liputan 6 Terkini - Dari Abî Hurairah –radhiyallâhu ‘anhu- ia berkata: “Rasulullâh – shallallâhu ‘alaihi wa sallam – bersabda: ‘Siapa menipu dan merusak (hubungan) seorang hamba sahaya dari tuannya, maka ia bukanlah bagian dari kami, dan siapa yang merusak (hubungan) seorang wanita dari suaminya, maka ia bukanlah dari kami'”. [Hadîts shahîh diriwayatkan oleh Ahmad, Al-Bazzâr, Ibn Hibbân, Al-Nasâ-î dalam al-Kubrâ dan Al-Baihaqî].

Rasulullâh –shallallâhu ‘alaihi wa sallam – bersabda:

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ -: (( مَنْ خَبَّبَ عَبْدًا عَلَى أَهْلِهِ فَلَيْسَ مِنَّا، وَمَنْ أَفْسَدَ اِمْرَأَةً عَلَى زَوْجِهَا فَلَيْسَ مِنَّا )) [حديث صحيح رواه أحمد والبزار وابن حبان والنسائي في الكبرى والبيهقي]

Takhrîj Hadîts

Hadîts ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Al-Musnad [juz 2, hal. 397], Al-Bazzâr [lihat Mawârid al-Zham’ân juz 1, hal. 320], Ibn Hibbân dalam shahîh [juz 12, hal. 370], Al-Nasâ-î dalam Al-Sunan al-Kubrâ [juz 5, hal. 385], dan Al-Baihaqî dalam Al-Sunan al-Kubrâ [juz 8, hal. 13], juga dalam Syu’abu al-Îmân [juz 4, hal. 366, juz 7, hal. 496].

Syekh Nâshir al-Dîn al-Albânî menilai hadîts ini sebagai hadîts shahîh [Silsilah al-Ahâdîts al-Shahîhah hadîts no. 325].

Kandungan Hadîts
Secara garis besar hadîts ini berisi kecaman keras terhadap dua perbuatan, yaitu:

1. Mengganggu seorang pelayan, atau pembantu atau budak yang telah bekerja pada seorang tuan, sehingga hubungan di antara pelayan dan tuannya menjadi rusak, lalu sang pelayan pergi meninggalkan tuannya, atau tuannya memecat dan mengusir sang pelayannya.

2. Mengganggu seorang wanita yang berstatus istri bagi seorang lelaki, sehingga hubungan di antara suami istri itu menjadi rusak, lalu sang istri itu meminta cerai dari suaminya, atau sang suami menceraikan istrinya.

Bentuk-Bentuk Gangguan dan Tindakan Merusak

Ada beragam bentuk dan cara seseorang merusak hubungan diantara suami istri, di antaranya adalah:

1. Berdoa dan memohon kepada Allâh –subhânahu wa ta’âlâ- agar hubungan seorang wanita dengan suaminya menjadi rusak dan terjadi perceraian di antara keduanya.

2. Bersikap baik, bertutur kata manis dan melakukan berbagai macam tindakan yang secara lahiriah baik, akan tetapi, menyimpan maksud merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya (atau sebaliknya). Perlu kita ketahui terkadang sihir itu berupa tutur kata yang memiliki kemampuan “menghipnotis” lawan bicaranya. Rasulullâh –shallallâhu ‘alahi wa sallam- bersabda: “Sesungguhnya sebagian dari sebuah penjelasan atau tutur kata itu adalah benar-benar sihir”. (H.R. Bukhârî dalam al-Adab al-Mufrad, Abû Dâwud dan Ibn Mâjah. Syekh Albânî menilai hadîts ini sebagai hadîts hasan [silsilah al-ahâdîts al-shahîhah, hadîts no. 1731]).

3. Memasukkan bisikan, kosa kata yang bersifat menipu dan memicu, serta memprovokasi seorang wanita agar berpisah dari suaminya (atau sebaliknya), dengan iming-iming akan dinikahi olehnya atau oleh orang lain, atau dengan iming-iming lainnya. Perbuatan seperti ini adalah perbuatan tukang sihir dan perbuatan syetan (Q.S. Al-Baqarah: 102). Rasulullâh –shallallâhu ‘alaihi wa sallam- bersabda: “Sesungguhnya Iblis menempatkan singgasananya di atas air, lalu menyebar anak buahnya ke berbagai penjuru, yang paling dekat dengan sang Iblis adalah yang kemampuan fitnahnya paling hebat di antara mereka, salah seorang dari anak buah itu datang kepadanya dan melapor bahwa dirinya telah berbuat begini dan begitu, maka sang Iblis berkata: ‘kamu belum berbuat sesuatu’, lalu seorang anak buah lainnya datang dan melapor bahwa dia telah berbuat begini dan begitu sehingga mampu memisahkan antara seorang suami dari istrinya, maka sang Iblis menjadikan sang anak buah ini sebagai orang yang dekat dengannya, dan Iblis berkata: ‘tindakanmu sangat bagus sekali’, lalu mendekapnya”. (H.R. Muslim [5032]).

4. Meminta, atau menekan secara terus terang agar seseorang wanita meminta cerai dari suaminya atau agar seorang suami menceraikan istrinya dengan tanpa alasan yang dibenarkan oleh syari’at. Rasulullâh –shallallâhu ‘alaihi wa sallam- bersabda: “Tidak halal bagi seorang wanita meminta (kepada suaminya) agar sang suami mencerai wanita lain (yang menjadi istrinya) dengan maksud agar sang wanita ini memonopli ‘piringnya’, sesungguhnya hak dia adalah apa yang telah ditetapkan untuknya”. (Hadîts muttafaq ‘alaih).

Bentuk-bentuk seperti ini sangat tercela, dan termasuk dosa besar jika dilakukan oleh seseorang kepada seorang wanita yang menjadi istri orang lain, atau kepada seorang lelaki yang menjadi suami orang lain.

Dan hal ini semakin tercela lagi jika dilakukan oleh seseorang yang mendapatkan amanah atau kepercayaan untuk mengurus seorang wanita yang suaminya sedang pergi atau sakit dan semacamnya. Sama halnya jika dilakukan oleh seorang wanita yang mendapatkan amanah atau kepercayaan untuk mengurus keluarga seorang lelaki yang istrinya sedang pergi atau sakit dan semacamnya.

Rasulullâh –shallallâhu ‘alaihi wa sallam- bersabda: “Keharaman wanita (istri yang ditinggal pergi oleh) orang-orang yang berjihad bagi orang-orang yang tidak pergi berjihad (yang mengurus keluarga mujahid) adalah seperti keharaman ibu-ibu mereka, dan tidak ada seorang lelaki pun dari orang-orang yang tidak pergi berjihad yang mengurus keluarga orang-orang yang pergi berjihad, lalu berkhianat kepada orang-orang yang pergi berjihad, kecuali sang pengkhianat ini akan dihentikan (dan tidak diizinkan menuju surga) pada hari kiamat, sehingga yang dikhianati mengambil kebaikan yang berkhianat sesuka dan semaunya”. (H.R. Muslim [3515]).

Salah satu bentuk pengkhianatan yang dimaksud dalam hadîts Muslim ini adalah merusak hubungan keluarga sang mujahid, sehingga bercerai dari suaminya.

Bentuk

pengkhianatan yang lebih besar lagi adalah –na’ûdzu billâh min dzâlik- berzina dengan keluarga sang mujahid.Termasuk dalam pengertian mujahid ini adalah seseorang yang mendapatkan tugas dakwah, atau menunaikan ibadah haji atau umrah, atau bepergian yang mubah, lalu menitipkan urusan keluarganya (istri dan anak-anaknya) kepada orang lain. Dalam hal ini, jika yang mendapatkan amanah berkhianat, maka, ia termasuk dalam ancaman hadîts Muslim ini.

Mirip-mirip dengan hal ini adalah jika ada seseorang yang karena kapasitasnya, mungkin karena ia adalah seorang tokoh, atau pimpinan sebuah organisasi atau kiai, atau ustadz, atau semacamnya yang diamanahi untuk mendamaikan hubungan orang lain yang sedang rusak atau terancam rusak, akan tetapi, ia

malah mengkhianati amanah ini.

Hukum Merusak Rumah Tangga Orang Lain

a. Hukum Ukhrawî

Para ulama’ bersepakat bahwa hukum mengganggu dan merusak hubungan sebagaimana dimaksud dalam hadîts nabi di atas adalah haram (lihat al-mausû’ah al-fiqhiyyah, pada bâb takhbîb), maka siapa saja yang melakukannya, maka ia mendapatkan dosa dan diancam siksa di neraka.

Bahkan Imam Al-Haitsamî mengkategorikan perbuatan dosa ini sebagai dosa besar.

Dalam kitabnya Al-Zawâjir ‘an Iqtirâf al-Kabâir beliau menyebutkan bahwa dosa besar yang ke 257 dan 258 yaitu merusak seorang wanita agar terpisah dari suaminya dan merusak seorang suami agar terpisah dari istrinya.

Alasannya, hadîts nabi –shallallâhu ‘alaihi wa sallam – di atas menafikan pelaku perbuatan merusak ini dari bagian umat beliau, dan ini terhitung sebagai ancaman berat. Juga para ulama’ sebelumnya, secara sharîh (jelas) mengkategorikannya sebagai dosa besar. (lihat Al-Zawâjir juz 2, hal. 577).

b. Hukum Duniawî

Ada dua hukum duniawi terkait dengan hadits ini, yaitu:

1. Jika ada seorang lelaki yang merusak hubungan seorang wanita dari suaminya, lalu sang wanita itu meminta cerai dari suaminya, dan sang suami mengabulkannya, atau jika ada seorang lelaki merusak hubungan seorang wanita dari suaminya, lalu sang suami marah dan menceraikan istrinya, lalu sang lelaki yang merusak ini menikahi wanita tersebut, apakah pernikahannya sah?

Jumhur ulama’ berpendapat bahwa pernikahan sang lelaki perusak dengan wanita korban tindakan perusakannya adalah sah. Alasannya adalah karena wanita tersebut tidak secara eksplisit terhitung sebagai muharramât (wanita-wanita yang diharamkan baginya).

Namun, ulama’ Mâlikiyyah memiliki pendapat yang berbeda dengan Jumhur. Mereka berpendapat bahwa pernikahan yang terjadi antara seorang lelaki perusak dengan wanita yang pernah menjadi korban tindakan perusakannya harus dibatalkan, baik sebelum terjadi akan nikah di antara keduanya atau sudah terjadi. Alasan Mâlikiyyah dalam hal ini adalah:

i. Demi menerapkan hadîts yang menjadi kajian kita kali ini.

ii. Agar tidak menjadi preseden buruk bagi munculnya kasus-kasus lain yang serupa, demi menjaga keutuhan rumah tangga kaum muslimin.
iii. Hal ini terhitung dalam kategori kaidah fiqih: man ta’ajjala syai-an qabla awânihi ‘ûqiba bihirmânihi (siapa yang terburu-buru mendapatkan sesuatu sebelum saatnya, maka ia dihukum dengan tidak diperkenankan mendapatkan sesuatu itu). Kaidah ini pada asalnya berlaku bagi seseorang yang melamar dengan kata-kata sharîh seorang wanita yang masih dalam masa iddah (tunggu) pasca kematian suaminya. (Q.S. Al-Baqarah: 235).

Logikanya, jika melamar dengan kata-kata sharîh terhadap seorang wanita yang masih dalam masa iddah karena kematian suaminya saja tidak dibenarkan, padahal dalam hal ini tidak ada aspek perusakan yang berakibat terciptanya perceraian wanita itu dari suaminya (karena memang suaminya telah meninggal), maka, jika ada seseorang yang merusak seorang wanita yang masih bersuami, sehingga tercipta perceraian wanita itu dari suaminya, hukumnya tentunya lebih berat daripada yang dimaksud dalam kaidah fiqih ini. Untuk itulah, jika akan terjadi pernikahan antara sang lelaki perusak hubungan dengan wanita “korban” tindakan perusakannya, maka, hal ini harus dicegah, dan jika sudah kadung terjadi pernikahan di antara keduanya, maka, pernikahan itu harus dibatalkan.

Yang lebih menarik lagi dari pendapat Mâlikiyyah ini adalah: ada sebagian dari ulama’ Mâlikiyyah yang berpendapat bahwa wanita “korban” tindakan perusakan seorang lelaki, menjadi haram selamanya bagi sang lelaki perusak tersebut.

Perbedaan pendapat ini kami sebutkan di sini sebagai peringatan keras bagi siapa saja agar tidak melakukan perbuatan seperti ini, walaupun, secara hukum fiqih, pendapat Jumhur lebih kuat, akan tetapi, pendapat Mâlikiyyah, perlu kita jadikan sebagai cambuk peringatan.

2. Jika ada seseorang yang melakukan perbuatan terlarang ini, adakah ia perlu mendapatkan hukuman di dunia?

Para ulama’ berpendapat bahwa perbuatan terlarang seperti ini, jika ada yang melakukan, maka hakim berwewenang menjatuhkan ta’zîr (hukuman yang ketentuannya ditetapkan oleh hakim atau penguasa) dengan syarat tidak melebihi bobot 40 cambukan.

Di antara mereka ada yang berpendapat, hukumannya adalah kurungan penjara sampai ia menyatakan tobat atau meninggal dunia (sebagian penganut Mazhab Hanafî)

Di antara mereka ada yang berpendapat, cukup diberi cambukan keras saja, dipublikasikan perbuatannya, agar orang waspada darinya dan agar orang lain mengambil ibrah (sebagian penganut madzhab Hanbalî).

Catatan Lain

Ada satu hal yang menarik untuk dicatat di sini, yaitu tentang sikap para ulama’ saat menyebutkan hadîts ini.

Sebagian mereka mencantumkan hadîts yang sedang kita kaji ini dalam bab “orang yang merusak hubungan suami istri”, tanpa embel-embel ancaman dalam kalimat babnya. Seperti yang dilakukan oleh Imam Al-Nasâ-î dan Al-Bazzâr.

Akan tetapi, ada sebagian dari mereka yang mencantumkan hadîts yang sedang kita kaji ini dalam bab yang mengandung kalimat ancaman, seperti: al-zajr (penjelasan untuk membuat jera), al-tasydîd (peringatan keras), sebagaimana yang dilakukan oleh Imam Ibn Hibbân dan Imam Al-Baihaqî.

Yang menarik adalah ada sebagian ulama’ yang mengkategorikan hadîts ini ke dalam bab makar dan tipu daya, sebagaimana yang dilakukan oleh kitab kanz al-‘Ummâl.

Semoga kita semua terhindar dari perbuatan yang sangat tercela ini, amin

Sumber: dakwatuna.com